Rabu, 24 November 2010

Pemanfaatan Animasi Untuk Media pembelajaran di SD

Pemanfaatan Animasi Untuk Media pembelajaran di SD

Media Animasi dengan Powerpoint

Media animasi merupakan peralatan elektronik digital yang dapat memproses suatu masukan untuk menghasilkan suatu keluaran yang bekerja secara digital. Media animasi adalah hasil teknologi modern yang membuka kemungkinan-kemungkinan yang besar alat pendidikan (Nasution, 1999: 110).

Berbagai inovasi pembelajaran dengan upaya perluasan bahan ajar telah memposisikan komputer sebagai alat yang memberikan kontribusi yang positif dalam proses pembelajaran, khususnya pembelajaran matematika. Glass (dalam Supriyatna, 2005) menyatakan bahwa komputer dapat melakukan sejumlah kegiatan untuk membantu guru. Media animasi dapat mengindividualisir pengajaran, melaksanakan manajemen pengajaran, mengajarkan konsep, melaksanakan perhitungan, dan menstimulir belajar siswa. Lee (dalam Ena, 2007) merumuskan paling sedikit ada delapan alasan pemakaian komputer sebagai media pembelajaran. Alasan-alasan itu adalah: pengalaman, motivasi, meningkatkan pembelajaran, materi yang otentik, interaksi yang lebih luas, lebih pribadi, tidak terpaku pada sumber tunggal, dan pemahaman global. Microsoft Power Point adalah program aplikasi presentasi yang merupakan salah satu program aplikasi di bawah Microsoft Office (Ena, 2007). Program ini dibuat untuk mendesain presentasi dalam seminar, workshop, penataran dan sebagainya oleh penyaji.

Keuntungan dari program ini adalah sederhananya tampilan ikonikon. Ikon-ikon pembuatan presentasi kurang lebih sama dengan ikonikon Microsoft Word yang sudah dikenal oleh kebanyakan pemakai komputer. Program yang dihasilkanpun menarik. Program ini dilengkapi dengan animasi yang bukan hanya berlaku pada teks saja tetapi juga pada gambar bangun, garis dan sebagainya sehingga merupakan program yang interaktif. Inilah yang bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika. Dengan adanya animasi ini tentu akan menarik perhatian siswa.

Microsoft Power Point merupakan sebuah software yang dibuat dan dikembangkan oleh perusahaan Microsoft, dan merupakan salah satu program berbasis multi media. Didalam komputer, biasanya program ini sudah dikelompokkan dalam program Microsoft Office. Program ini dirancang khusus untuk menyampaikan presentasi, baik yang diselenggarakan oleh perusahaan, pemerintahan, pendidikan, maupun perorangan, dengan berbagai fitur menu yang mampu menjadikannya sebagai media komunikasi yang menarik.

Beberapa hal yang menjadikan media ini menarik untuk digunakan sebagai alat presentasi adalah berbagai kemampuan pengolahan teks, wana, dan gambar, serta animasi-animasi yang bisa diolah sendiri sesuai kreatifitas penggunanya.

Pada prinsipnya program ini terdiri dari beberapa unsur rupa, dan pengontolan operasionalnya. Unsur rupa yang dimaksud, terdiri dari slide, teks, gambar dan bidang-bidang warna yang dapat dikombinasikan dengan latar belakang yang telah tersedia. Unsur rupa tersebut dapat kita buat tanpa gerak, atau dibuat dengan gerakan tertentu sesuai keinginan kita. Seluruh tampilan dari program ini dapat kita atur sesuai keperluan, apakah akan berjalan sendiri sesuai timing yang kita inginkan, atau berjalan secara manual, yaitu dengan mengklik tombol mouse. Biasanya jika digunakan untuk penyampaian bahan ajar yang mementingkan terjadinya interaksi antara peserta didik dengan tenaga pendidik, maka kontrol operasinya menggunakan cara manual.


Penggunaan program ini pun memiliki kelebihan sebagai berikut:

© Penyajiannya menarik karena ada permainan warna, huruf dan animasi, baik
animasi teks maupun animasi gambar atau foro.

© Lebih merangsang anak untuk mengetahui lebih jauh informasi tentang bahan ajar yang tersaji.

© Pesan informasi secara visual mudah dipahami peserta didik.

© Tenaga pendidik tidak perlu banyak menerangkan bahan ajar yang sedang disajikan.

© Dapat diperbanyak sesuai kebutuhan, dan dapat dipakai secara berulang-uang

© Dapat disimpan dalam bentuk data optik atau magnetik. (CD / Disket / Flashdisk), sehingga paraktis untuk di bawa ke mana-mana.

Penggunaan Fasilitas Animasi dengan menggunakan Powerpoint dapat membuat Peserta didik kita menjadi tertarik. Misalkan kita sedang membahas mengenai Hewan dan Tumbuhan Untuk anak SD. Kita bisa menunjukkan Gambar hewan dan tumbuha tersebut dengan melengkapi dengan penggunaan animasi.

Penggunaan animasi Powerpoint bisa membuat peserta didik lebih tertarik dengan apa yang kita sampaikan. Karena peserta didik kita nantinya adalah Anak-anak SD kita bisa menggunakan Animasi seperti dengan menggunakan animasi Mobil-mobilan atau boneka.

  1. Pemanfaatan Animasi Flash dalam Pelajaran Tata Surya di SD

Macromedia adalah sebuah perusahaan perangkat lunak yang bergerak di bidang grafis dan pengembangan web. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1992 dan telah berkembang pesat pada tahun 1990-an dan 2000-an. Pada Desember 2005 Macromedia diakui salah satu perusahaan saingannya yaitu Adobe Systems, tetapi Adobe sementara ini masih tetap menggunakan nama Macromedia pada sejumlah programnya.

Macromedia didirikan pada tahun 1992 melalui merger antara Authorware Inc. (perusahaan pembuat Authorware) dan MacroMind-Paracomp (perusahaan pembuat Macromind Director). Hingga pertengahan 1990-an, Macromedia Director yang digunakan untuk memproduksi CD-ROM dan kios-kios informasi masih merupakan produk unggulan Macromedia, namun seiring meningkatnya popularitas World Wide Web Macromedia menciptakan Shockwave, sebuah plugin Director bagi penjelajah web serta pada tahun 1996 mengakui sisi dua perusahaan berorientasi web, FutureWave Software (yang membuat FutureSplash Animator - yang kemudian berkembang menjadi Flash) dan iBand Software (pembuat perangkat lunak authoring HTML yang digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan Dreamweaver).

Kemampuan membuat objek seperti shockwave Flash maupun animasi gif, dapat dikatakan bahwa Macromedia Flash adalah aplikasi pencipta objek animasi yang powerful. Ditambah dengan pembuatan objek grafis vektor yang terkandung di dalamnya, pemprograman ActionScript dan transisi layernya yang dinamis membuat produk ini lebih produktif dibandingan produk penciptaan animasi sejenis.

Macromedia Flash merupakan standar profesional yang digunakan untuk membuat animasi di web. Sejak keberadaannya pertama kali dan digunakan oleh beberapa situs web untuk membuat animasi intro dan permainan, banyak orang dibuat kagum olehnya. Ini disebabkan karena ukurannya yang begitu kecil tetapi dapat menampilkan animasi di web yang luar biasa mengagumkan.

Macromedia Flash juga merupakan software pembuatan animasi yang berfungsi sebagai media pembelajaran, presentasi, pendukung desain web dan sebagainya, sehingga tampilan akan lebih menarik. Sebelum mengenal macromedia flash lebih jauh, perlu mengetahui komponen-komponen yang terdapat pada sofware ini.

Apabila media membawa pesan-pesan atau informasi yang bertujuan instruksional atau mengandung maksud-maksud pengajaran maka media itu disebut media pembelajaran (Azhar Arsyad, 2002: 4). Agar media pembelajaran tersebut berfungsi dengan baik dan mampu membantu siswa maupun guru dalam mencapai apa yang diharapkan. Maka dalam hal ini guru harus memahami teknik penyajian pelajaran.

Teknik penyajian pelajaran adalah sebagai teknik penyajian yang dikuasai guru untuk mengajar atau menyajikan bahan pelajaran kepada siswa di dalam kelas, agar pelajaran tersebut dapat ditangkap, dipahami dan digunakan oleh siswa dengan baik (Roetiyah N. K, 1991:1). Klasifikasi media pembelajaran berdasarkan bentuknya yaitu:

  • Media berbasis manusia (Guru, instruktur, tutor, kegiatan kelompok)
  • Media berbasis manusia merupakan media tertua yang digunakan untuk mengirim dan mengkomunikasikan pesan atau informasi.
  • Media berbasis cetak (Buku penuntun, buku latihan)
  • Materi pembelajaran berbasis cetakan yang paling umum dikenal adalah buku teks, buku penuntun, jurnal, majalah, dan lembaran lepas.
  • Media berbasis visual (buku, alat batu kerja, grafik, peta, gambar, transparan, slide).
  • Media ini memegang peranan yang sangat penting dalam proses belajar. Media ini dapat memperlancar pemahaman dan memperkuat ingatan. Visual dapat pula menumbuhkan minat siswa dan dapat memberikan hubungan antar materi pelajaran dengan dunia nyata.
    Media berbasis Audio Visual (Vidio, film, Tv)
  • Salah satu hal yang penting yang diperlukan dalam media audio visual adalah penulisan naskah dan storyboard yang memerlukan persiapan yang banyak rancangan, dan penelitian.
  • Komputer memiliki fungsi yang berbeda-beda dalam bidang pendidIkan dan latihan. Komputer sebagai manajer dalam proses pembelajaran. Ada pula peran komputer sebagai pembantu tambahan dalam belajar, pemanfaatnya meliputi penyajian informasi, isi materi pelajaran, latihan, atau kedua-duanya.



Adapun fungsi atau peranan media pembelajaran adalah sebagai berikut:


1. Sebagai alat Bantu untuk mewujudkan situasi belajar mengajar yang efektif.

2. Merupakan bagian yang integral dari keseluruhan situasi.

3. Alat peraga dalam pembelajaran, penggunaannya integral dengan tujuan dan isi pelajaran.

4. Penggunaan alat peraga bukan semata alat hiburan.

5. Untuk mempercepat proses belajar mengajar dan membantu siswa dalam menangkap pengertian yang diberikan oleh guru.

6. Untuk mempertinggi mutu belajar mengajar (Sudjana, 1987).


Demikian pula Nasution (1986), mengemukakan bahwa faedah yang terkandung dalam media pembelajaran adalah sebagai berikut:


1. Menambah kegiatan belajar mengajar.

2. Menghemat waktu belajar.

3. Menambah keadaan permanen dari hasil belajar.

4. Membantu anak-anak yang ketinggalan dalam pelajaran.


5. Membangkitkan minat, perhatian, dan aktivitas pada murid.

6. Memberi pengalaman yang lebih tepat dan jelas.



Berdasarkan kutipan di atas, maka dapat disimpulan bahwa media pembelajaran adalah sebagai berikut:
1. dapat mengefektikan metode mengajar.

2. dapat membantu siswa dalam menyamakan persepsi terhadap konsep.

3. memperkecil verbalisme.

4. menigkatkan pemahaman terhadap materi.

5. membangkitkan minat dan aktivitas siswa.

6. menghamet waktu belajar.

7. menambah kegiatan belajar mengajar.

8. menambah keadaan permanen dari hasil belajar.



Animasi terbentuknya Tata Surya

Pada 15.000 juta tahun yang lalu, semua yang ada dilumatkan menjadi satu gumpalan. Tiba-tiba gumpalan tersebut meledak menjadi jutaan keping. Ledakan tersebut begitu dahsyat, sehingga keping-keping dari gumpalan tersebut terlempar jauh di angkasa. Inilah awal dari alam semesta. Ledakan dahsyat ini disebut fenomena Big Bang. Jutaan tahun kemudian, salah satu pecahan menjadi sistem tata surya.

Berdasarkan kenyataan bahwa planet-planet terletak hampir pada satu bidang datar di sekeliling matahari, melahirkan perkiraan, hipotesis, atau teori yang hampir sama tentang terjadinya tata surya kita, yaitu planet-planet lahir dari matahari atau kelahiran planet-planet itu dari ujud yang sama dengan matahari. Bidang datar tempat planet-planet yang hampir sebidang dengan ekuator matahari memberikan penjelasan tentang massa asal planet-planet itu telah berputar sejak benda langit itu terbentuk.

Animasi Tata Surya berupa Planet-Planet Berevolusi Terhadap Matahari

Kata planet berasal dari kata Yunani planetai, yang berarti “pengembara” dan menyatakan gerak-gerik planet yang nampaknya terkatung-katung antara bintang tetap. Planet terpaut dengan matahari oleh adanya gaya tarik grafitasi, sehingga membentuk tata surya. Planet adalah bola yang terbuat dari batu atau gas dan cairan yang berputar-putar di angkasa. Planet-planet terlihat seperti mengembara melintasi angkasa. Planet-planet mengitari Matahari atau berevolusi. Planet tidak mempunyai cahaya sendiri. Planet bercahaya karena pantulan sinar dari Matahari.

Animasi rotasi dan revolusi bumi

Bumi memerlukan waktu satu tahun untuk mengitari Matahari. Bumi berputar pada porosnya dalam posisi miring. Pada suatu saat, sebagian dari Bumi menjadi lebih hangat karena berada lebih dekat dengan Matahari. Bagian yang lebih jauh dari Matahari akan menjadi lebih dingin. Ketika Bumi mengitari Matahari, bagian Bumi yang lebih dingin ini menjadi bagian yang lebih mendekati Matahari, dan menjadi semakin hangat. Perubahan-perubahan suhu ini menyebabkan adanya pergantian musim. Ketika bagian utara bumi, mengalami musim dingin, bagian selatan bumi mengalami musim panas.


Animasi proses terbentuknya matahari

Para ahli astronomi dewasa ini mempunyai gagasan yang sangat bersesuaian mengenai bagaimana matahari lahir dan bagaimana akhirnya akan mati. Tahap-tahap awal matahari dikaji oleh seorang ahli astronomi bernama G.P. Kuiper dari Universitas Arizona. Ketika mengemukakan pemecahan rahasia terbentuknya matahari, dengan rendah hati Kuiper berkata: “Bahwa masalah itu dapat dipecahkan secara ilmiah belumlah merupakan kesimpulan yang pasti. Misalnya saja ada sebuah ruang tertutup dan udara di dalamnya diaduk. Maka setelah beberapa lama tidak akan ada petunjuk tentang bagaimana atau kapan pengadukan itu terjadi. Peristiwa dalam sistem tertutup tadi akan hilang tanpa bekas”. Betapa pun ragu-ragunya Kuiper itu, namun pendapatnya diterima di kalangan luas dan sesuai benar dengan fakta, sehingga pendapatnya itu lebih banyak nyatanya daripada salahnya.

Animasi Gerak Komet

Animasi di atas menjelaskan bila sebuah komet mendekati matahari, terbentuk ekor meteor yang panjang di belakang meteor tersebut. Arah ekor meteor selalu menjauhi matahari karena tertiup angin matahari. Komet terbentuk dari es, gas beku dan debu. Komet tampak sebagai sebuah bintang dengan ekornya yang menjurai di angkasa, karena itu orang Yunani menyebutnya sebagai “aster kometes” yang berarti bintang berambut panjang. Penamaan ini sampai sekarang masih tetap digunakan, tetapi hanya tinggal kata belakangnya saja, yaitu komet.

Kepala komet terdiri dari “inti” dan “koma”. Koma sebuah komet akan tampak sebagai bulatan baur yang menyerupai kabut bercahaya, dan di dalam koma inilah kadang-kadang dapat dilihat intinya. Ketika sebuah komet mendekati matahari, komanya akan bertambah besar dan juga kecerlangannya bertambah terang. Kadang kala besarnya koma sebuah komet dapat mencapai ukuran planet Jupiter, tetapi pada saat komet berada di dekat periheliumnya, seringkali ukuran koma kembali menyusut sedikit demi sedikit,

Animasi untuk proses pengajaran Tata Surya ini untuk anak SD kelas 6 ini dapat memberikan gambaran Langsung proses Tata Surya sehingga pembelajaran Tata Surya ini mudah dipahami oleh peserta didik. Animasi yang digunakan dengan Flash bisa memberikan penampilan yang sedikit mirip dengan Tata Surya kita, Guru mudah mengajarkan mengenai pemahaman ini dan murid pun mudah menerimanya.

  1. Animasi Flash Untuk Pelajaran Matematika SD

Materi dan atau contoh pengerjaan latihan secara animasi disertai dengan variasi gambar dan audio (narasi).

Berlatih soal untuk suatu materi tertentu dapat dilakukan secara berulang (terus-menerus) hingga anak betul-betul memahami karena soal yang muncul akan berganti setiap saat (random/acak sesuai banyaknya kemungkinan soal yang akan muncul). Latihan dipandu (narasi), tampilan soal dilengkapi variasi animasi/gambar dan juga sistem penilaian melalui scoring board dan sound termasuk laporan akhir hasil penilaian untuk lebih memotivasi anak terus belajar dan berlatih.

Materi dan latihan soal yang memadai untuk terus belajar dan berlatih hingga mencapai kompetensi dasar yang diharapkan kurikulum.

Disediakan bermacam-macam gambar yang siap dipilih. Gambar benda yang digunakan dalam materi atau latihan soal dapat ditampilkan secara random dan setiap saat dapat diganti dengan pilihan gambar/benda lainnya.

Program berisi materi/contoh pengerjaan soal, disertai dengan soal-soal latihan. Program ini cocok menjadi media pembelajaran anak di sekolah/rumah untuk memperjelas materi dan berlatih mengerjakan soal-soal latihan (kuis) secara variatif bagi siswanya karena telah disusun sesuai standar isi BSNP

Pemanfaatan Media Animasi pada pelajaran Matematika dapat membabtu siswa dalam memahami pelajaran Matematika. Misalkan Gambar Kubus dan persegi. Dengan Menggunakan Animasi Peserta didik mampu memahami pelajaran Matematika yang sesungguhnya. Pemanfaatan Animasi untuk anak SD diharapkan mampu memahami mereka dalam penalaran matematika. Animasi bisa juga dengan menggunakan CD interaktif Animasi.

Selain CD interaktif, video termasuk media yang dapat digunakan untuk pembelajaran di SD. Video ini bersifat interaktif-tutorial membimbing siswa untuk memahami sebuah materi melalui visualisasi. Siswa juga dapat secara interaktif mengikuti kegiatan praktek sesuai yang diajarkan dalam video. Penggunaan CD interaktif di SD cocok untuk mengajarkan suatu proses. Misalnya cara penyerbukan pada tumbukan, teknik okulasi, pembelahan sel, proses respirasi dan lain-lain.

4, Pemanfaatan Animasi Untuk Pelajaran Atom (IPA)

Salah satu fasilitas yang dapat kita gunakan untuk membuat animasi jalur dalam Flash adalah Motion Guide. Sebenarnya animasi ini merupakan animasi Motion Tween. Namun, karena kita dapat membuat animasi dengan jalur sesuai ketentuan kita, maka banyak yang memisahkan dan menyebut animasi ini dengan animasi Motion Guide atau animasi jalur.

\

Kali ini saya akan menggunakan contoh pembuatan animasi atom, mata pelajaran kimia. Untuk membuatnya, saya menggunakan 6 layer utama. Karena terdapat 3 bola, maka saya juga menggunakan 3 pasang layer Motion Guide atau 6 buah layer.

Langkah-langkahnya demikian.


1. Buat layer guide (Klik kanan Add Motion GUide), setelah itu tempatkan lintasan pada later Guide. Tempatkan bola pada layer di bawahnya.

2. Buat animasi Motion Tween, pada bola tersebut. Jangan lupa untuk menggerakkan, bola dari pangkal ke ujung, ditandai dengan gambar cincin kecil, jika benar. Untuk lebih jelasnya tentang animasi jalur, silahkan Anda cari di blog ini.

3. Buat juga untuk 2 bola lainnya.

4. Agar gambar lintasan muncul, maka Ada perlu menempatkan 1 layer lagi ditengah-tengah kedua layer.

5. Tekan Ctrl + Enter untuk melihat hasilnya.

Animasi dengan Motion Tween untuk pembelajaran mengenai Atom IPA di SD mampu membuat gambaran struktur atom dengan memanfaatkan Fasilitas yang ada. Animasi Motion Tween ini dapat membuat peserta didik mengerti mengenai pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Atom-atom dan stukturnya serta fungsinya dapat dijelaskan dengan peserta didik menggunakan animasi motion tween sehingga proses pembelajaran berlangsung dengan baik dan mudah dimengerti.

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi mempengaruhi banyak sektor kehidupan. Guru yang bergelut di bidang pendidikan dan pengajaran juga tidak luput dari pengaruh tersebut. Guru dituntut untuk mengikuti perkembangan teknologi, terutama sekali teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang berkembang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Apabila guru tidak mampu mengikuti kecepatan perubahan teknologi, maka dikhawatirkan guru akan gagal menjalankan fungsinya sebagai pengajar dan pendidik.

Seiring dengan kemajuan teknologi, ada banyak sarana dan prasarana yang membuat proses belajar mengajar (PBM) jauh lebih menyenangkan bagi peserta didik. Ini mengakibatkan PBM yang mengandalkan kapur dan papan tulis nampaknya akan semakin ditinggalkan tergilas oleh kemajuan teknologi.

Guru dalam kegiatan pengajarannya dapat memanfaatkan laptop (komputer jinjing) dan LCD proyektor dalam memberi materi pelajaran kepada para siswanya. Melalui kecanggihan teknologi ini PBM pastinya akan menjadi jauh lebih menarik. Dan, semakin kreatif guru dalam memanfaatkan teknologi, maka akan semakin baik pula daya serap siswa terhadap materi pelajaran.



1 hay...:

Teacher Creative Corner mengatakan...

Wah seru juga kalau ngajar dapat pakai flash, Tapi programnya rumit, kalau bleh tahu dimana alamat untuk mendapatkan program macromedia flash yang gratisan ? Mohon infonya

Poskan Komentar